Subulussalam – news1kabar.com. Arah pembangunan Kota Subulussalam ke depan dinilai membutuhkan soliditas seluruh elemen masyarakat. Perbedaan pandangan politik dan kepentingan diharapkan tidak lagi menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan bersama untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.
Semangat persatuan itu tercermin dari peran aktif tokoh masyarakat Subulussalam, Bahagia Maha, yang saat ini mendampingi Wali Kota Subulussalam H. Rasit Bancin dalam berbagai agenda strategis, termasuk upaya membuka akses pembangunan hingga ke tingkat pusat.
Kehadiran Bahagia Maha dinilai memiliki nilai strategis karena mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen penting lainnya, demi memastikan arah pembangunan Subulussalam berjalan selaras dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Adi Subandi, perwakilan Badan Otonom Partai Gerindra PPIR (Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya). Ia menegaskan pentingnya mengakhiri sekat-sekat kepentingan yang berpotensi menghambat jalannya pembangunan.
“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun jangan sampai menjadi penghambat pembangunan. Justru perbedaan itu harus menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah,” ujar Adi Subandi, Selasa (—/—/2026).
Menurutnya, dukungan lintas tokoh dan elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar program-program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Subulussalam di bawah kepemimpinan H. Rasit Bancin dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.
“Tokoh masyarakat seperti Bahagia Maha memiliki peran penting. Selain memberi dukungan moral, beliau juga aktif mendampingi Wali Kota membuka peluang pembangunan ke pusat. Ini bentuk sinergi nyata yang patut diapresiasi,” katanya.
Adi Subandi juga mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk menjaga situasi kondusif dan memperkuat kolaborasi demi kepentingan daerah.
“Pembangunan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan kebersamaan, dukungan, dan kritik yang membangun. Jika semua solid, Subulussalam akan melaju lebih cepat,” tegasnya.
Kolaborasi antara Bahagia Maha dan Wali Kota Subulussalam ini diharapkan menjadi contoh positif bahwa kepentingan daerah harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok, demi terwujudnya pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kota Subulussalam.
(Syahbudin Padang)












