Berita Terkini

FK Universitas Almuslim Gelar Seminar Nasional Mitigasi Banjir, Libatkan IDI, PABI dan TIM Jakarta

36
×

FK Universitas Almuslim Gelar Seminar Nasional Mitigasi Banjir, Libatkan IDI, PABI dan TIM Jakarta

Sebarkan artikel ini

Bireuen | Newa1kabar.com – Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen menggelar seminar nasional bertema “Peran dan Kontribusi Kolaboratif dalam Penanggulangan dan Mitigasi Bencana Banjir: Tantangan dan Strategi ke Depan” di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah diskusi ilmiah sekaligus upaya memperkuat sinergi lintas lembaga dalam menghadapi ancaman bencana banjir yang kerap terjadi di Aceh.

Seminar tersebut merupakan kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen, Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) Aceh, serta Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta. Kegiatan dihadiri civitas akademika dan mahasiswa yang mengikuti rangkaian seminar dengan antusias.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim yang juga Ketua IDI Kabupaten Bireuen, dr. Zumirda, Sp.B-ET, dalam pemaparannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan tenaga medis dalam setiap fase bencana, mulai dari pra-bencana, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana. Ia menyebutkan banjir berpotensi menimbulkan berbagai persoalan kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan kesiapan tenaga medis serta edukasi kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Ketua Umum Taman Iskandar Muda Jakarta, Ir. H. Muslim Armas, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas daerah dan peran komunitas dalam mendukung penanganan bencana. Menurutnya, solidaritas masyarakat Aceh di perantauan dapat menjadi kekuatan dalam membantu daerah saat terjadi bencana, baik melalui bantuan kemanusiaan maupun dukungan relawan.

Sementara itu, Ketua PABI Cabang Aceh, Dr. Syawan Ashari, Sp.B-ET, FINACS, memaparkan strategi penanganan medis dalam kondisi darurat bencana. Ia menekankan pentingnya kesiapan tenaga bedah dan sistem rujukan medis di tengah keterbatasan fasilitas saat banjir terjadi.

Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, S.Pd., M.Pd, menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pengurangan risiko bencana melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai peran kampus penting dalam melahirkan gagasan dan solusi berbasis ilmu pengetahuan di bidang kebencanaan.

Di akhir kegiatan, Universitas Almuslim menyerahkan plakat penghargaan kepada para pemateri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan partisipasi mereka dalam seminar nasional tersebut.

Melalui seminar ini diharapkan terbangun kerja sama berkelanjutan antara akademisi, tenaga medis, organisasi profesi, dan komunitas masyarakat dalam memperkuat mitigasi serta penanggulangan bencana banjir di Aceh.

(Erna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *