Berita TerkiniOpini / Feature

3 Warga Terjebak Banjir di Namo Kongker Berhasil Dievakuasi, Debit Air Sempat Terus Meningkat

249
×

3 Warga Terjebak Banjir di Namo Kongker Berhasil Dievakuasi, Debit Air Sempat Terus Meningkat

Sebarkan artikel ini

Subulussalam –news1kabar.com Kepanikan sempat menyelimuti kawasan Namo Kongker pada Minggu sore (16/2), setelah dilaporkan adanya warga yang terjebak akibat luapan air yang terus meningkat. Debit air yang membesar membuat akses tertutup dan korban tidak dapat menyelamatkan diri.

Dalam pesan darurat yang diterima sekitar pukul 18.10 WIB, dilaporkan bahwa warga membutuhkan evakuasi segera karena kondisi air semakin tinggi. “Air terlalu besar dan debit air terus bertambah,” demikian isi laporan awal yang diterima.

Tak lama berselang, pesan pilu kembali masuk. Warga yang terjebak mengaku tidak bisa pulang dan dalam kondisi kelaparan. Situasi di lokasi disebut semakin mengkhawatirkan karena arus air deras dan meluap di sekitar aliran Lae.

Merespons laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD langsung bergerak cepat ke lokasi. Sebanyak lima personel diterjunkan dengan membawa perahu serta peralatan evakuasi.

Proses penyelamatan berlangsung menegangkan di tengah arus air yang masih tinggi. Namun berkat kesigapan tim, tiga warga yang terjebak berhasil dievakuasi dengan selamat pada malam harinya sekitar pukul 20.48 WIB.

“3 warga yang terjebak luapan air/banjir di Namo Kongker telah berhasil kita evakuasi dengan selamat. Proses ini menurunkan 5 personil TRC BPBD beserta perahu dan peralatan lainnya. Demikian laporan malam ini. Salam tangguh,” tulis laporan resmi petugas.

Kabar evakuasi tersebut disambut rasa syukur oleh masyarakat. Sejumlah warga mendoakan agar seluruh petugas yang terlibat mendapat balasan pahala atas pengabdian mereka.

Hingga malam hari, warga sekitar masih diminta tetap waspada mengingat kondisi cuaca dan debit air yang berpotensi berubah sewaktu-waktu. Pemerintah dan tim terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.[Mr Padank]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *