Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Rico Waas : Olahraga Kemasyarakatan Jadi Kunci Bangun Masyarakat Sehat dan Solid

23
×

Rico Waas : Olahraga Kemasyarakatan Jadi Kunci Bangun Masyarakat Sehat dan Solid

Sebarkan artikel ini

MEDAN | news1kabar.com

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa olahraga kemasyarakatan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga kesehatan fisik, tetapi juga sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat modern yang semakin individualis.

Hal itu disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rabu (18/03/2026) di Jalan Yos Sudarso Km 9,6 Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri antara lain Konsul Jenderal Malaysia di Medan Shahril Nizam Abdul Malek dan Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Daffasya Adnan Sinik.

“Menurut Rico Waas, Pemerintah Kota Medan berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan olahraga kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif,” ujar Rico Waas.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong aktivitas fisik inklusif di tengah masyarakat.

“Ia menjelaskan, keberadaan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) memiliki peran berbeda namun saling melengkapi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),” katanya.

Jika Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) berfokus pada pembinaan atlet untuk meraih prestasi, maka Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) lebih menitikberatkan pada olahraga yang dilakukan masyarakat sehari-hari.

“Olahraga kemasyarakatan seperti senam, inline skate, skateboard hingga permainan tradisional seperti egrang dan lompat tali perlu terus dihidupkan kembali. Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga bagian dari pelestarian budaya,” tutup Rico Waas.

Rico Waas juga menyoroti pentingnya olahraga sebagai media sosial yang mampu mempererat hubungan antar warga.

Di tengah ketergantungan terhadap gawai, kegiatan luar ruang seperti Car Free Day (CFD) dinilai menjadi ruang interaksi yang sehat, baik secara fisik maupun mental.(inn0101/news1kbr/m)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *