Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Yayasan Cinta Keadilan Indonesia Gagas Program Nasional “Gerakan 100 Desa dalam Kota,” Siap Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Rakyat

21
×

Yayasan Cinta Keadilan Indonesia Gagas Program Nasional “Gerakan 100 Desa dalam Kota,” Siap Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Rakyat

Sebarkan artikel ini

MEDAN | news1kabar.com

Yayasan Cinta Keadilan Indonesia secara resmi menggagas program Nasional bertajuk, “Gerakan 100 Desa dalam Kota,” sebuah konsep pembangunan berbasis masyarakat yang bertujuan mengatasi persoalan kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan ekonomi di wilayah perkotaan, pada Minggu (12/04/2026).

Program ini dirancang sebagai solusi konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat melalui penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur lingkungan, serta pembentukan masyarakat madani yang mandiri dan berdaya saing.

Ketua Yayasan Cinta Keadilan Indonesia, Lili Suheli, ST dalam keterangannya, menyampaikan bahwa program ini lahir dari realitas kondisi perkotaan yang masih menyisakan banyak persoalan sosial.

“Kita melihat di tengah Kota masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan. Padahal potensi mereka besar. Melalui Gerakan 100 Desa dalam Kota, kita ingin mengubah kawasan tersebut menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat,” ujar Lili Suheli kepada wartawan di Medan, pada Minggu (12/04/2026).

Program ini akan dijalankan secara bertahap diberbagai Kota di Indonesia, dimulai dari beberapa daerah percontohan, termasuk Kota Medan sebagai pilot project awal.

•Pendekatan Terpadu Berbasis 5 Pilar.

Gerakan ini mengusung pendekatan terpadu melalui lima pilar utama, yaitu :

1). Pembangunan infrastruktur berbasis komunitas.

2). Penguatan dan digitalisasi UMKM.

3). Pembentukan masyarakat madani.

4). Pengembangan kawasan digital.

5). Pembentukan kelembagaan ekonomi seperti koperasi.

Dengan pendekatan ini, kawasan yang sebelumnya tertinggal diharapkan mampu bertransformasi menjadi lingkungan yang produktif, tertata, dan berdaya secara ekonomi.

•Target 100 Kawasan dan Puluhan Ribu UMKM.

Dalam rencana jangka menengah, program ini menargetkan, yaitu :

1). 100 kawasan “Desa dalam Kota” di seluruh Indonesia.

2). Lebih dari 10.000 UMKM naik kelas.

3). Terciptanya puluhan ribu lapangan kerja baru.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di tingkat lokal.

•Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha.

Yayasan Cinta Keadilan Indonesia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi multipihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sektor Swasta melalui program CSR.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Ini bukan sekadar program yayasan, tetapi gerakan bersama untuk membangun keadilan sosial di Indonesia,” tambahnya.

•Menuju Gerakan Nasional Berbasis Rakyat.

Dengan konsep yang mengintegrasikan ekonomi, sosial, dan digitalisasi, Gerakan 100 Desa dalam Kota diharapkan menjadi model pembangunan baru yang dapat direplikasi diberbagai wilayah.

Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembentukan masyarakat yang mandiri, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Melalui Gerakan 100 Desa dalam Kota, Yayasan Cinta Keadilan Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi dalam membangun Indonesia dari akar masyarakat.

Gerakan ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.(wo-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *