Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Pulihkan Aktivitas Warga, Rico Waas Tinjau Jembatan Perlintasan Kereta Api yang Roboh Akibat Banjir Besar di Gang Damai-Medan Polonia

19
×

Pulihkan Aktivitas Warga, Rico Waas Tinjau Jembatan Perlintasan Kereta Api yang Roboh Akibat Banjir Besar di Gang Damai-Medan Polonia

Sebarkan artikel ini

MEDAN | news1kabar.com

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau jembatan perlintasan kereta api yang roboh akibat banjir besar yang terjadi beberapa waktu yang lalu, di Jalan Adi Sucipto, Gang Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat (17/04/2026).

Jembatan eks perlintasan kereta api milik PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI) yang dibangun pada era kolonial Belanda (Rentang Tahun 1887-1915), sudah tidak difungsikan untuk kereta api.

Dalam peninjauan tersebut, Rico Waas turut didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Ferri Ichsan, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Irsan Idris Nasution, Kepala Dinas (Kadis) Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, Camat Medan Polonia, Noor Alfi Pane, Camat Medan Johor, Bachtiar Rivai Nasution, Camat Medan Maimun, Rizki Hari Adam Lubis, perwakilan dari PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI), dan PDAM Tirtanadi.

Dalam peninjauan itu, Rico Waas memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan tidak akan tinggal diam melihat terputusnya akses warga. Sebab jembatan ini merupakan urat nadi bagi mobilitas warga, terutama akses utama anak-anak menuju sekolah.

Mengingat lahan tersebut merupakan kewenangan PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI), Pemerintah Kota (Pemko) Medan tengah menyiapkan strategi kolaborasi untuk membangun kembali akses penyeberangan yang lebih modern dan aman.

​”Hari ini saya meninjau lokasi jembatan di Gang Damai yang sudah roboh sejak Tahun 2024. Kami bersama PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI) akan menyiapkan strategi pembangunan akses penyeberangan yang nyaman bagi masyarakat,” kata Rico Waas disela-sela peninjauannya.

Rico Waas berharap pembangunan kembali akses ini nantinya dapat menghubungkan kembali aktivitas antar Kecamatan dan Kelurahan yang selama ini terhambat.

​”Saya berharap nantinya ini bisa menyambungkan aktivitas masyarakat dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya menjadi lebih dekat. Kita ingin mobilitas warga kembali normal, dan anak-anak sekolah bisa melintas dengan aman,” harapnya.(M-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *