Jakarta– news1kabar.com emangat berbagi di Bulan Suci Ramadan 1447 H terasa hangat di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam momentum silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar di Masjid Nuurur Rahman ATR/BPN, Kamis (26/02/2026), kementerian ini menyalurkan bantuan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 lalu.

Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong dan sumbangan sukarela para pegawai ATR/BPN sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan sejawat yang terdampak banjir dan kerusakan rumah.
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan bahwa bantuan ini lahir dari rasa empati dan kebersamaan keluarga besar ATR/BPN.
> “Dana yang terkumpul dari Bapak/Ibu sekalian akan kita sumbangkan untuk kawan-kawan ASN dari Aceh yang rumahnya rusak, terkena lumpur, dan sebagainya. Supaya bisa direhab dan direnovasi kembali,” ujar Nusron dalam sambutannya.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, didampingi Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan. Bantuan diterima oleh dua pegawai dari Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur.
Kisah di Balik Banjir Aceh Kevin Ihsan Himawan (27), ASN dari Kantah Kabupaten Aceh Tamiang, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan.
“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih atas empati yang diberikan kepada kami sebagai korban terdampak bencana. Saat ini Aceh Tamiang sudah memasuki masa pemulihan, meski kondisinya masih dipenuhi debu dan sisa lumpur,” ungkap Kevin.
Hal serupa dirasakan Zainal Abidin (38), pegawai Kantah Kabupaten Aceh Timur yang berdomisili di Kota Langsa. Ia mengenang saat banjir merendam rumahnya hingga setinggi paha orang dewasa dan bertahan selama tiga hari.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan dari Bapak Menteri dan seluruh keluarga besar ATR/BPN. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tuturnya.
Ramadan, Momentum Memperkuat Solidaritas Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama diawali dengan tadarus Alquran dan tausiah yang disampaikan K.H. Zulfa Mustofa. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa dan salat magrib berjemaah, dihadiri jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ATR/BPN.
Sejumlah mitra kerja turut hadir, di antaranya Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, Anggota III BPK RI, Akhsanul Khaq, serta para mitra strategis kementerian lainnya.
Momentum Ramadan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi simbol kuat bahwa solidaritas dan kepedulian tetap hidup di tengah ujian bencana. Di saat sebagian saudara di Aceh masih berjibaku dengan proses pemulihan, uluran tangan dari Jakarta menjadi penguat harapan bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Red/ Laporan: Syahbudin Padank












