MEDAN | news1kabar.com
Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah terus memperkuat sinergi dalam meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program Digitalisasi Pembelajaran sebagai program prioritas nasional. Hal ini ditandai dengan kegiatan peresmian sekolah-sekolah penerima bantuan revitalisasi dari Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang diwakili oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed di Gedung Aula SMK Negeri 7, Jalan STM Nomor 12, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Minggu (04/01/2026).
Ungkapan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, dalam sambutannya pada Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 yang berlangsung di SMK Negeri 7 Medan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, menegaskan bahwa pendidikan berkualitas hanya dapat terwujud dengan dukungan sarana prasarana yang layak serta pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pada Tahun 2025, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prf. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, menyampaikan bahwa secara nasional pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 16,9 Triliun untuk revitalisasi dan pembangunan sekolah baru pada 16.171 satuan pendidikan diseluruh Indonesia. Lebih dari 85 persen revitalisasi tersebut kini telah selesai dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Untuk Tahun 2026, pemerintah menyiapkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna melanjutkan revitalisasi terhadap sekitar 11.744 satuan pendidikan. Selain itu, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, ditargetkan penambahan minimal 60.000 satuan pendidikan penerima revitalisasi, sehingga pada Tahun 2026 sedikitnya 71.000 satuan pendidikan memperoleh dukungan program ini.
Lebih lanjut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, juga menjelaskan bahwa Provinsi Sumatera Utara, pada Tahun 2025 terdapat 897 satuan pendidikan penerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran sebesar Rp. 852,49 Miliar yang menjangkau seluruh jenjang pendidikan. Berdasarkan progres pelaksanaan, 39 persen satuan pendidikan telah menyelesaikan revitalisasi dengan progress 100 persen, 13,8 persen lainnya pada progres 95-99 persen, dan sisanya masih dalam tahap penyelesaian. “Khusus di Kota Medan, bantuan revitalisasi diberikan kepada 48 satuan pendidikan dengan total anggaran sebesar Rp. 47,41 Miliar. Pemerintah menargetkan seluruh proses revitalisasi satuan Pendidikan di Kota Medan dapat diselesaikan paling lambat akhir Januari 2026 agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembelajaran,” tutur Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, Minggu (04/01/2026).
Selain revitalisasi sarana prasarana, pemerintah juga memperkuat kualitas pembelajaran melalui Program Digitalisasi Pembelajaran. Pada Tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) telah mendistribusikan 288.865 Papan Interaktif Digital (PID) ke satuan pendidikan diseluruh Indonesia. Di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 17.073 Papan Interaktif Digital (PID) telah diterima oleh satuan pendidikan dan akan dimanfaatkan mulai semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Sementara itu, di Kota Medan, sebanyak 2.047 PID juga telah didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan guna mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif.
Berkaitan dengan hal tersebut, Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran merupakan dua pilar utama transformasi pendidikan nasional. “Melalui revitalisasi dan digitalisasi, kami ingin memastikan sekolah menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Mendikdasmen, RI Abdul Mu’ti.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) atas dukungan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran yang berlangsung di Provinsi Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa percepatan revitalisasi sarana dan prasarana sekolah serta penguatan digitalisasi pembelajaran menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pemerataan akses diseluruh wilayah Sumatera Utara. “Program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran sangat penting untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pelaksanaannya,” ucap Gubernur Sumut Bobby Nasution, Minggu (04/01/2026).
•Apresiasi Penerima Manfaat Program.
Selanjutnya, selaku penerima manfaat program, Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Medan, Evi Herawati Lubis, juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) atas dukungan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran yang diterima SMK Negeri 7 Medan pada Tahun 2025. SMK Negeri 7 Medan menerima bantuan revitalisasi senilai Rp. 3,17 Miliar yang dimanfaatkan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Selain bantuan revitalisasi, Kepala Sekolah SMK Negeri 7, Evi Herawati Lubis menyebut bahwa sekolahnya juga memperoleh dukungan Digitalisasi Pembelajaran berupa perangkat pembelajaran digital yang memperkuat proses belajar mengajar berbasis teknologi.
“Melalui dukungan dua program tersebut, SMK Negeri 7 Medan berkomitmen untuk terus mendorong penguatan pendidikan vokasi, khususnya pada program keahlian akuntansi dan manajemen bisnis, serta memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri. Dengan jumlah peserta didik lebih dari 2.000 siswa, kami siap memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja,” kata Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Medan, Evi Herawati Lubis, Minggu (04/01/2026).
Apresiasi lainnya juga disampaikan oleh Kepala Sekolah Unit Unit Pelaksana Teknis Sekolah Dasar (UPT SD) Negeri 067253 Medan Deli, Evayanti. Ia menyampaikan apresiasi karena menjadi salah satu satuan pendidikan penerima bantuan sarana sanitasi dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) berupa pembangunan dua unit toilet, masing-masing untuk murid putra-putri disabilitas dan toilet umum. Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan kenyamanan, kesehatan, serta kualitas lingkungan belajar di sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Bapak Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, atas bantuannya yang telah diberikan kepada sekolah kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga sekolah. Kami bersyukur dan bangga menerima bantuan pembangunan toilet yang lebih layak, baru, dan higienis. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta semangat belajar murid,” tutup Evayanti.
Melalui penguatan revitalisasi sarana prasarana dan digitalisasi pembelajaran secara berkelanjutan, Kemendikdasmen terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan serta percepatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.(Zulkarnain Lubis)












