MEDAN | news1kabar.com
Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya nama Muhammad Rahmaddian Shah sebagai sosok yang paling layak memimpin Partai Golongan Karya (Golkar) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Loyalitas Muhammad Rahmaddian Shah kepada Partai Golongan Karya (Golkar), khususnya di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Medan, tak lagi diragukan, ia selalu menjalankan perintah organisasi dengan penuh dedikasi, dan berhasil mengkonsolidasikan kader di tingkat akar rumput. Ardiansyah Nasution sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Medan Denai sangat tegas atas pernyataan sikapnya, Minggu (04/01/2026).
Jika Bang Ijeck tidak diberikan restu untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Medan menyatakan kesiapannya maju sebagai calon alternatif. “Kami tidak akan membiarkan kepemimpinan partai terganggu. Jika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) menolak, dan kami tetap siap melanjutkan estafet kepemimpinannya,” tegasnya dalam pernyataan sikap Ardiansyah Nasution dalam keterangan tertulisnya diterima Jurnalis news1kabar.com, Minggu (04/01/2026).
Namun, keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) yang belum memberi lampu hijau menimbulkan tanda tanya besar. Banyak pihak mempertanyakan apa motif dibalik sikap tersebut, mengingat Partai Golongan Karya (Golkar) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) selama ini berada dalam keadaan harmonis berkat kepemimpinan Bang Ijeck. “Mau mengobok‑obok partai yang sudah terbukti kuat. Ini tidak adil bagi kader yang telah berjuang,” kritiknya.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sendiri berhasil meraih hasil gemilang pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, sebuah prestasi yang tak lepas dari kerja keras Bang Ijeck dan timnya. Oleh karena itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) diharapkan lebih menghargai kontribusi tersebut, dan tidak mengkotak‑kotakkan hasil kerja keras yang telah mengantarkan partai menjadi peraih suara terbanyak di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Akhirnya, para kader mengajak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) untuk bersikap bijak dan memberi kepercayaan kepada Muhammad Rahmaddian Shah sebagai pemimpin baru di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). “Tanpa Bang Ijeck, Partai Golongan Karya (Golkar) di Sumatera Utara tidak akan sebesar ini. Mari kita dukung Musyawarah Daerah (Musda) dengan memilih sosok yang memang telah terbukti loyal, dan berprestasi,” tutup Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Medan Denai, Ardiansyah Nasution.(***)












