Berita TerkiniKriminal dan hukumOpini / Feature

Netap Ginting Berang: “Jangan Asal Naik Berita Tanpa Konfirmasi, Itu Pembunuhan Karakter

50
×

Netap Ginting Berang: “Jangan Asal Naik Berita Tanpa Konfirmasi, Itu Pembunuhan Karakter

Sebarkan artikel ini

Subulussalam –news1kabar.com Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Ir. Netap Ginting, menyatakan keberatan keras terhadap pemberitaan salah satu media online yang dinilainya menyudutkan dirinya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu.

Netap menegaskan, pemberitaan berjudul “Ketua Apkasindo Aceh Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Terkait Sengketa AJB di Longkib” telah merugikan nama baiknya karena dimuat tanpa upaya klarifikasi dari dirinya sebagai pihak yang dituduh.

“Saya sangat keberatan. Seharusnya seorang wartawan wajib melakukan konfirmasi sebelum menaikkan berita. Jangan asal naik tanpa mendapatkan cerita yang sebenarnya. Ini sudah mencederai prinsip jurnalistik,” tegas Netap kepada awak media.

Ia menilai, pemberitaan sepihak tersebut terkesan menggiring opini publik dan membentuk persepsi negatif terhadap dirinya di tengah konflik sengketa Akta Jual Beli (AJB) yang terjadi di Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam.

Menurut Netap, dalam kaidah jurnalistik yang profesional, konfirmasi adalah langkah mendasar untuk menjaga keberimbangan informasi. Tanpa konfirmasi, berita berpotensi menjadi fitnah dan pembunuhan karakter.

“Saya tunggu 2×4 jam. Jika media yang bersangkutan tidak melakukan konfirmasi atau klarifikasi kepada saya, maka saya minta agar segera melakukan konfirmasi resmi. Jangan sampai masyarakat menerima informasi yang tidak utuh dan menyesatkan,” ujarnya dengan nada tegas.

Konflik yang terjadi di Longkib sendiri disebut-sebut berawal dari sengketa AJB yang memicu ketegangan antara pihak-pihak yang terlibat. Namun, Netap menegaskan bahwa persoalan tersebut seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum yang adil dan terbuka, bukan melalui pemberitaan sepihak.

Ia juga mengingatkan bahwa kebebasan pers harus diiringi dengan tanggung jawab dan profesionalisme. “Pers itu pilar demokrasi. Tapi kalau tidak berimbang dan tidak melakukan konfirmasi, itu bukan kontrol sosial lagi, melainkan penghakiman sepihak,” katanya.

Sebagai Ketua Apkasindo Aceh, Netap menyebut dirinya selama ini fokus pada upaya perbaikan tata kelola dan peningkatan kesejahteraan petani sawit. Karena itu, ia sangat menyayangkan jika reputasi organisasi dan dirinya diseret dalam pemberitaan yang tidak utuh.

Netap berharap media yang bersangkutan segera memberikan ruang hak jawab dan melakukan klarifikasi secara terbuka demi menjaga kredibilitas pers serta menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *