Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Pencarian Dua Anak Perempuan Tenggelam di Sungai Perbatasan Desa Batang Kuis dan Desa Sei Rotan Membuahkan Hasil Setelah Lebih dari 24 Jam Upaya Tanpa Henti

31
×

Pencarian Dua Anak Perempuan Tenggelam di Sungai Perbatasan Desa Batang Kuis dan Desa Sei Rotan Membuahkan Hasil Setelah Lebih dari 24 Jam Upaya Tanpa Henti

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | news1kabar.com

Pencarian dua anak perempuan yang dilaporkan tenggelam di Sungai Perbatasan Desa Batang Kuis dan Desa Sei Rotan akhirnya membuahkan hasil setelah lebih dari 24 jam upaya tanpa henti. Dua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga masyarakat sekitar.

Kedua korban diketahui bernama Dina berusia (13 tahun) dan Aisyah berusia (12 tahun), Warga Gang Surya, Dusun 8, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (10/01/2026). Proses pencarian melibatkan masyarakat setempat, Tim SAR Kabupaten Deli Serdang, Relawan Tanggap Bencana (RENTAN), serta Regu Pemadam Kebakaran (RATKAR) yang terus berjibaku menyisir aliran Sungai sejak laporan pertama diterima.

Menurut keterangan Anto, Awarga Gang Surya, Dusun 8, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, Dina dan Aisyah sedang bermain di Bantaran Sungai, lokasi yang kerap menjadi tempat bermain anak-anak di lingkungan tersebut. “Keduanya bertetangga, sangat akrab, seperti kakak dan adik. Mereka sering bermain bersama disekitar Sungai,” ucap Anto saat ditemui Jurnalis news1kabar.com di lokasi, Sabtu (10/01/2026).

Petaka bermula ketika kedua bocah itu melihat buah cokelat disebuah pohon yang tumbuh tak jauh dari Bantaran Sungai. Pohon itu terlihat rendah dan mudah dipanjat. Aisyah kemudian mencoba memetik buah tersebut, dan disusul Dina yang bersiap membantu. Namun nahas, Aisyah yang diduga terpeleset dan jatuh ke Sungai. Dina yang panik berusaha menolong temannya, dan tetapi keduanya tak mampu menahan derasnya arus air Sungai. Mereka terseret air dan akhirnya tenggelam bersama. Kepergian Dina dan Aisyah menjadi luka yang teramat dalam bagi kedua keluarga. Dua anak ceria yang selama ini menjadi tawa dan harapan orang tua, pulang dalam keheningan.

Di lokasi ditemukannya korban, Kepala Desa Sei Rotan, Suwarman saat diwawancarai Jurnalis news1kabar.com di lokasi, dan menyampaikan rasa duka sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian tersebut. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tim SAR, RENTAN, RATKAR, serta Masyarakat yang telah membantu dengan penuh keikhlasan. Upaya mereka sangat berarti bagi keluarga korban,” kata Suwarman kepada Jurnalis news1kabar.com, Sabtu (10/01/2026).

Ia juga mengenang Dina dan Aisyah sebagai anak-anak yang periang dan baik hati. Sementara itu, Suriadi saat diwawancarai Jurnalis news1kabar.com di lokasi, Anggota RATKAR Desa Sei Rotan, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim gabungan yang bekerja tanpa lelah hingga korban akhirnya ditemukan. “Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi semua pihak, khususnya para orang tua, akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, dan terutama di area rawan seperti Bantaran Sungai. Sebuah pelajaran mahal yang dibayar dengan dua nyawa kecil yang tak sempat tumbuh dewasa,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *