Lagu Siti Mawarni Viral di Medsos, Kritik Tajam Soal Maraknya Narkoba di Sumut Dugaan Adanya Beking!
MEDAN |
Lagu Siti Mawarni viral di media sosial (medsos) karena kritik tajam soal maraknya narkoba di Sumatera Utara dugaan adanya beking, Sabtu (25/06/2026).
Fenomena viral lagu Siti Mawarni tengah menjadi perbincangan luas di media sosial (medsos). Lagu ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana kritik sosial terhadap maraknya peredaran narkoba, khususnya jenis sabu, di wilayah Sumut.
Berdasarkan informasi dari sumber, lagu ini diaransemen oleh Amin Wahyudi Harahap, Warga Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara. Ia menghadirkan karya yang berani dengan lirik yang secara langsung menyoroti kondisi yang dianggap semakin mengkhawatirkan oleh masyarakat.
Menurut Amin Wahyudi Harahap, keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba yang sulit dikendalikan mendorongnya untuk menyampaikan pesan melalui musik.
Lagu ini pun dengan cepat menyebar dan menjadi viral di media sosial (medsos) karena dianggap mewakili suara hati publik.
Salah satu bagian lirik yang paling menyita perhatian berbunyi, “Sabu banyak di Sumut ya Allah, bandar sabu kaya semua, kalau yang backing sabu ya Allah cepat cabut nyawanya.” Ungkapan ini mencerminkan kemarahan sekaligus keputusasaan masyarakat terhadap situasi yang ada.
•Siti Mawarni Jadi Simbol Keresahan Publik.
Lagu Siti Mawarni dinilai berbeda dari kebanyakan lagu populer yang biasanya mengangkat tema percintaan. Sebaliknya, lagu ini fokus pada isu sosial yang serius, yaitu peredaran narkotika dan dugaan adanya pihak yang melindungi praktik ilegal tersebut.
Istilah “beking” yang muncul dalam lirik menjadi sorotan karena secara terbuka menyiratkan adanya perlindungan terhadap jaringan narkoba. Hal ini membuat lagu tersebut semakin kuat sebagai bentuk kritik sosial yang tajam.
Menurut sumber, nama Siti Mawarni sendiri bukanlah sosok nyata. Nama tersebut digunakan sebagai simbol atau representasi dari kondisi sosial yang sedang dihadapi masyarakat, terutama terkait ancaman narkoba yang semakin meluas.(***)
Sumber : trenmedia.co.id












