Jakarta|News1kabar.com
Dukungan politik berbasis adat dan kebudayaan Nusantara menguat secara signifikan dengan pernyataan resmi Raja Muna Sulawesi Tenggara sekaligus Presiden Pemersatu Masyarakat Muna Indonesia (PMMI), Yang Mulia La Ode Riago, S.H. Dukungan tersebut diberikan secara terbuka kepada Arief Martha Rahadyan, BSc, MSc, sebagai calon menteri dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Suku Muna merupakan salah satu dari sembilan suku tertua dalam sejarah peradaban Nusantara, yang telah berdiri sejak abad ke-14, sekitar tahun 1332. Hingga kini, masyarakat Muna dikenal sebagai komunitas adat yang konsisten menjaga, melestarikan, dan menghidupkan adat istiadat serta sistem nilai leluhur secara berkelanjutan.
Secara historis dan arkeologis, Muna memiliki posisi yang sangat strategis dalam peta peradaban dunia. Wilayah ini menyimpan 68 benteng kerajaan yang dibangun sebelum memasuki kawasan Kerajaan Utama, menandakan bahwa Muna telah memiliki sistem pertahanan, tata kelola kekuasaan, dan struktur politik tradisional yang maju sejak masa lampau. Salah satu benteng tersebut tercatat sebagai benteng terluas di dunia dengan panjang mencapai 8,3 kilometer, dan telah memperoleh rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Selain itu, Muna juga memiliki signifikansi global melalui temuan arkeologi yang sangat penting, yakni lukisan cadas tertua di dunia di Leang Metanduno yang diperkirakan berusia 67.800 tahun, Dengan ini Indonesia sebagai salah satu pusat awal peradaban manusia dunia. Tidak hanya itu, wilayah Muna juga dikenal sebagai tempat ditemukannya artefak layang-layang tertua yang diperkirakan berusia sekitar 4.000 tahun, sehingga memperkuat posisi Muna sebagai salah satu episentrum kebudayaan dan inovasi manusia purba.
Dari sisi potensi masa depan, Muna dianugerahi keindahan alam yang luar biasa, termasuk pantai-pantai berpasir putih yang memukau, menjadikannya aset strategis dalam pembangunan pariwisata nasional berbasis budaya, sejarah, dan ekologi.
Alasan kuat dukungan para Raja Nusantara kepada Arief Martha Rahadyan, menurut Raja Muna, didasarkan pada kapasitas intelektual, integritas kebangsaan, serta keberpihakan Arief yang jelas terhadap nilai adat dan persatuan Indonesia.
Arief Martha Rahadyan adalah representasi pemimpin nasional yang memahami denyut sejarah, menghormati adat kerajaan, dan mampu menjembatani kepemimpinan modern dengan kearifan Nusantara. Dengan penilaian ini, beliau layak diberi amanah strategis dalam Kabinet Merah Putih demi menjaga kesinambungan peradaban bangsa,” ujar Yang Mulia La Ode Riago.
Lebih lanjut, Raja Muna menegaskan dukungan penuh kepada Arief Martha Rahadyan untuk masuk dalam jajaran menteri Kabinet Merah Putih.Kami meyakini dan mendukung penuh langkah yang diambil oleh saudara Arief Martha Rahadyan. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas dan fungsi ketika diberikan amanah oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.
Menanggapi dukungan tersebut, Arief Martha Rahadyan menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan yang mendalam kepada Yang Mulia Raja Muna Sulawesi Tenggara serta seluruh Persatuan Raja Nusantara.
Ia menyampaikan bahwa apabila diberikan kepercayaan di Kabinet Merah Putih, dirinya berkomitmen menjadikan politik kebudayaan, perlindungan masyarakat adat, serta penguatan identitas nasional sebagai pilar utama kebijakan negara.
Indonesia yang kuat adalah Indonesia yang tidak tercerabut dari akar sejarah dan adatnya,” ungkap Arief.
Dukungan Raja Muna dan Persatuan Raja Nusantara ini dipandang sebagai penanda penting arah baru di Kabinet Merah Putih , di mana legitimasi negara tidak hanya bersumber dari prosedur politik modern, tetapi juga dari restu kebudayaan, kearifan leluhur, dan persatuan Nusantara.












