Berita Terkini

Ridwan Hisjam: Membangun Kedaulatan Energi Melalui Akselerasi Hilirisasi Industri Terbarukan

29
×

Ridwan Hisjam: Membangun Kedaulatan Energi Melalui Akselerasi Hilirisasi Industri Terbarukan

Sebarkan artikel ini

Jakarta|news1kabar.com

Indonesia| Ir. H. M. Ridwan Hisjam, atau yang biasa di sapa Bung RH adalah tokoh senior dan politisi Indonesia yang konsisten memperjuangkan kebijakan berbasis teknologi dan penguatan nilai kebangsaan, menegaskan bahwa masa depan kedaulatan bangsa Indonesia kini bergantung pada keberanian melakukan hilirisasi industri energi terbarukan secara masif dan terintegrasi.

Dalam gagasan terbarunya bertajuk “Membangun Kedaulatan Energi Melalui Akselerasi Hilirisasi Industri Terbarukan,” Ridwan Hisjam menekankan bahwa transformasi demokrasi yang substansial harus diiringi dengan kemandirian ekonomi yang berakar pada penguasaan teknologi hijau.

Sebagai figur yang aktif mendorong kebijakan berbasis teknologi, Ridwan Hisjam menyoroti bahwa Indonesia harus segera bergeser dari sekadar eksportir komoditas mentah menjadi pemain kunci dalam rantai pasok global.

“Kedaulatan energi sejati bukan hanya memiliki sumber daya, tapi kemampuan mengolahnya. Kita harus mampu mengubah kekayaan mineral kita—seperti nikel untuk baterai hingga silika untuk panel surya—menjadi nilai tambah tinggi di dalam negeri melalui sentuhan teknologi nasional,” tegasnya, Selasa (14/04/2026).

Gagasan Ridwan Hisjam ini sejalan dengan arah strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional, di antaranya:

Peta Jalan Hilirisasi Nasional: Mendukung penuh amanat peningkatan nilai tambah mineral dalam negeri sesuai regulasi industri pertambangan dan minerba.

*Grand Strategy Energi Nasional (GSEN)* Mendorong akselerasi bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) guna mencapai target Net Zero Emission (NZE) melalui pengembangan infrastruktur energi hijau yang mandiri. Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik (EV), memperkuat penguasaan rantai pasok dari hulu ke hilir untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi baterai dan kendaraan listrik di kawasan regional.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Ridwan Hisjam mengusulkan tiga pilar strategi utama yakni, Pendidikan dan Transformasi SDM. Memastikan adanya transfer teknologi melalui investasi asing agar tenaga kerja Indonesia mampu menjadi aktor utama, bukan sekadar penonton, dalam industri energi masa depan. Kedua, Kepastian Hukum Berbasis Inovasi yakni, Mendorong regulasi yang memberikan insentif bagi industri perintis di bidang teknologi EBT demi menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing. Ketiga, Sinergi Kebangsaan yakni, Mengajak kolaborasi antara sektor publik, swasta, dan akademisi untuk membangun kemandirian ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat secara luas.

“Hilirisasi industri terbarukan adalah manifestasi dari nilai-nilai kebangsaan kita, gotong royong dan kemandirian. Ini adalah jembatan menuju Indonesia Emas 2045, di mana demokrasi kita didukung oleh ekonomi yang kuat dan energi yang berdaulat,” tambah Ridwan Hisjam.

Ir. H. M. Ridwan Hisjam adalah tokoh senior dan politisi Indonesia yang aktif dalam memperjuangkan kebijakan berbasis teknologi, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Beliau dikenal konsisten dalam mendorong transformasi demokrasi yang substansial di Indonesia, serta berdedikasi dalam menciptakan kebijakan yang pro-rakyat dan berwawasan masa depan. Ridwan Hisjam juga merupakan penerima Penghargaan Adhiyasa Grhatama dari Presiden RI H. M. Soeharto di Istana Negara pada Oktober 1997, atas prestasinya membangun rumah sederhana terbanyak dalam satu kawasan di Gresik, serta pernah menjabat di Komisi Tujuh (VII) DPR RI, yang membidangi (ESDM, Perindustrian, BRIN) periode 2019-2024. Dewan Penasehat IKA-ITS periode 2024-2028. Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia periode 2025-2030.

Dengan pengalaman panjang di dunia politik, organisasi, dan ekonomi, Ridwan Hisjam bukan hanya sekadar politisi senior, tetapi juga seorang negarawan yang memahami betul denyut nadi bangsa. Kiprahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia, dengan semangat kerja keras, integritas, dan pengabdian tanpa henti.

Editor: Koningh Anwar & Alimurtazha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *