Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Warga Keluhkan Pipa Bocor PDAM Tirta Deli di Jalan Batang Kuis Desa Sena, Jalan Jadi Licin dan Rawan Kecelakaan Sepeda Motor

53
×

Warga Keluhkan Pipa Bocor PDAM Tirta Deli di Jalan Batang Kuis Desa Sena, Jalan Jadi Licin dan Rawan Kecelakaan Sepeda Motor

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | news1kabar.com

Warga mengeluhkan kebocoran pipa milik PDAM Tirta Deli di Jalan Batang Kuis, Dusun V, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang yang tak kunjung diperbaiki meski telah berlangsung hampir sebulan. Kondisi tersebut menyebabkan air terus mengalir hingga meluap ke badan jalan dan membahayakan pengguna jalan pengendaraan sepeda motor.

Amin berusia (39 tahun), salah seorang pengguna jalan yang setiap hari melintas, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, genangan air yang menutupi permukaan aspal membuat jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan, khususnya bagi pengendaraan sepeda motor.

“Sudah lama bocor, tapi belum juga ditangani. Air terus meluap sampai ke jalan, jadi sangat berbahaya kalau dilalui,” ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi, Senin (20/04/2026).

Selain mengancam keselamatan, genangan air juga dinilai menghambat aktivitas masyarakat. Warga yang melintas harus lebih berhati-hati, bahkan tak sedikit pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk menghindari risiko terjatuh.

Lebih jauh, kondisi ini dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan jalan. Aliran air yang terus menerus menggenangi badan jalan berpotensi merusak struktur aspal dan menambah beban anggaran perbaikan infrastruktur jika tidak segera ditangani.

Warga pun mendesak pihak terkait, khususnya PDAM Tirta Deli, agar segera mengambil langkah cepat dan konkret. Penanganan dinilai mendesak guna mencegah terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut.

Terpisah, Kepala Desa Sena, Yuli, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat dan langsung melakukan koordinasi lintas instansi terkait. Namun, penanganan di lapangan masih terkendala kejelasan kewenangan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PDAM Tirtanadi. Dari hasil pengecekan, lokasi tersebut merupakan wilayah kerja PDAM Tirta Deli. Karena itu, laporan telah kami teruskan ke Cabang PDAM Tirta Deli agar segera ditindaklanjuti,” jelasnya, Senin (20/04/2026).

Yuli menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh berlarut-larut hanya karena adanya tarik-ulur kewenangan antar instansi terkait. Ia menilai kondisi di lapangan sudah cukup membahayakan dan membutuhkan respons cepat.

“Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Jangan sampai menunggu korban baru ada tindakan. Kami mendesak PDAM Tirta Deli segera turun ke lokasi dan melakukan perbaikan secepatnya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan, jika kebocoran tersebut terus diabaikan, persoalan ini tidak lagi sekadar gangguan layanan air, melainkan telah menjadi ancaman nyata di jalan raya yang berpotensi memicu kecelakaan kapan saja.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *