MEDAN | news1kabar.com
Forum Mahasiswa dan Rakyat Sumatera Utara kembali akan menggelar aksi massa unjuk rasa penyampaian pendapat dimuka umum atau aksi jilid II sebagai bentuk lanjutan perjuangan atas dugaan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas operasional PT. Kilang Kecap Angsa di Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Rabu (23/04/2026).
Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 April 2026,dengan titik aksi di Kantor DPRD Kota Medan serta di lokasi Pabrik PT. Kilang Kecap Angsa.
Koordinator aksi massa unjuk rasa, Mhd Zuhri menegaskan bahwa aksi jilid kedua ini merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa dan masyarakat terhadap lambannya penanganan persoalan lingkungan yang telah berlangsung bertahun-tahun tanpa penyelesaian yang jelas.
Menurutnya, keluhan masyarakat terkait bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pabrik, persoalan pengelolaan limbah, serta dampak terhadap kesehatan warga hingga kini belum mendapat tindakan konkret dari pihak berwenang.
>”Aksi jilid II ini adalah bentuk tekanan moral dan sosial kepada DPRD Kota Medan, khususnya Komisi IV, agar benar-benar menjalankan fungsi pengawasan secara serius dan tidak hanya sebatas seremonial,””Kami tidak anti industri, tetapi kami menolak keras jika aktivitas usaha mengorbankan kesehatan masyarakat dan kenyamanan lingkungan,””Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai masyarakat mendapatkan kepastian, keadilan, dan lingkungan yang sehat,”< tutupnya.
Aksi jilid II ini diperkirakan akan melibatkan mahasiswa serta masyarakat terdampak sebagai bentuk solidaritas bersama dalam memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang layak dan sehat di Kota Medan.(inn0101/news1kbr/m-40)












