Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Aktivis Pemuda Muslimin Indonesia di Sumatera Utara Kecam Video Viral di Media Sosial Sepasang Muda-Mudi Tidur Berpelukan di Mushola

88
×

Aktivis Pemuda Muslimin Indonesia di Sumatera Utara Kecam Video Viral di Media Sosial Sepasang Muda-Mudi Tidur Berpelukan di Mushola

Sebarkan artikel ini

MEDAN | news1kabar.com

Beredarnya video viral di media sosial, terutama di Tiktok, sepasang muda-mudi yang tertidur sambil berpelukan didalam Mushola menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk kalangan Aktivis Pemuda Muslimin Indonesia di Sumatera Utara.

Video tersebut viral di media sosial, terutama di TikTok, dan memicu reaksi keras karena dinilai tidak menghormati tempat ibadah, Jumat (03/04/2026).

Peristiwa itu didalam video viral tersebut yang beredar di media sosial, terutama di Tiktok, diketahui terjadi disebuah Mushola kawasan Wisata Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah.

Dalam rekaman berdurasi sekitar satu menit, terlihat sepasang remaja laki-laki dan perempuan tidur dalam posisi berpelukan didalam Mushola. Warga yang memergoki tindakan tersebut kemudian menyiram pasangan itu dengan air hingga mereka terbangun.

Setelah itu, ketiganya termasuk satu orang teman yang juga berada di lokasi diamankan dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian setempat.

Polisi menyebut para remaja itu mengaku hanya beristirahat di Mushola karena kelelahan setelah bermain di kawasan Pantai sekitar lokasi.

Kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan dan mereka diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

•Kecaman Aktivis Pemuda Muslimin Indonesia di Sumatera Utara.

Aktivis Pemuda Muslimin Indonesia di Sumatera Utara, Solihan Hasibuan dalam keterangannya di Medan, Jum’at (03/04/2026), merespon hal itu, ia menilai tindakan tersebut tidak pantas dan mencederai kesucian rumah ibadah.

Ia menegaskan Mushola merupakan tempat untuk beribadah, bukan tempat melakukan aktivitas yang dinilai melanggar norma agama dan kesopanan.

Solihan juga mengingatkan generasi muda agar lebih menjaga adab ketika berada ditempat ibadah, serta tidak membuat konten atau tindakan yang dapat merusak nilai moral di tengah masyarakat.

Aktivis Pemuda Muslimin Indonesia di Sumatera Utara ini juga meminta agar masyarakat dan pengurus tempat ibadah meningkatkan pengawasan di area Mushola atau Masjid, terutama di lokasi Wisata yang sering dijadikan tempat singgah oleh pengunjung.

“Diakhir penyampaiannya ia juga menekankan pentingnya edukasi moral kepada generasi muda agar lebih memahami etika serta menjaga kesucian tempat ibadah,” pungkas Solihan dikenal aktif dalam gerakan sosial.(inn0101/news1kbr/m-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *