Deli Serdang | news1kabar.com
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS menjenguk korban selamat bencana longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (08/04/2026).
Korban selamat bencana longsor, Sehat Beru Tarigan (65), saat ini masih menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang dialaminya. Ia dirawat dengan pendampingan keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan korban selamat bencana longsor mendapatkan perawatan intensif dari tenaga medis serta dukungan dari pemerintah daerah.
“In sya Allah, kami akan membantu bapak ibu sekalian. Sabar ya,” ucap Bupati kepada keluarga korban selamat bencana longsor, Rabu (08/04/2026).
Selain menjenguk korban luka, Bupati bersama rombongan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia yang dievakuasi ke rumah sakit tersebut.
Berdasarkan data sementara, bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak Selasa (07/04/2026) malam menyebabkan bencana longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, tepatnya dibelakang Rumah Makan Dina Mala. Sebanyak sembilan rumah terdampak korban bencana longsor, lima warga masyarakat meninggal dunia, dan satu korban mengalami luka-luka.
Kelima korban meninggal dunia masing-masing bernama Gobal Sembiring (39), Riski Sembiring (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Beru Ginting (49), dan Jamilah Beru Ginting (48).
Pemerintah Daerah bersama Tim Gabungan telah mendirikan posko darurat, layanan kesehatan, dapur umum, dan tenda penampungan sementara bagi warga masyarakat terdampak korban bencana longsor.
“Meskipun sebagian besar keluarga terdampak saat ini mengungsi di rumah kerabat, pemerintah memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi,” kata Bupati.
Untuk alasan keselamatan, lokasi bencana longsor telah dipasangi garis polisi guna mencegah warga masyarakat mendekat. Pemerintah juga masih menunggu hasil asesmen dari Tim Gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan BPBD sebelum melakukan pembersihan material bencana longsor.
Selain itu, kawasan wisata pemandian alam disekitar lokasi bencana longsor ditutup sementara untuk mengantisipasi potensi bencana longsor susulan.
Bupati juga menekankan pentingnya langkah mitigasi di sejumlah titik rawan bencana longsor lain di Kecamatan Sibolangit. Tercatat terdapat sekitar lima titik bencana longsor kecil, termasuk di Desa Bingkawan yang berada dekat badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Setelah kondisi tanah dinyatakan aman, akan dilakukan pelebaran tebing dan pembangunan tembok penahan tanah,” ujarnya.(inn0101/news1kbr/n-40)












