Berita TerkiniInternasionalKriminal dan hukumOpini / Feature

Dugaan Pengeroyokan di Polda Metro Jaya, Ketua Umum PPWI Desak Kapolri Bertindak Tegas

190
×

Dugaan Pengeroyokan di Polda Metro Jaya, Ketua Umum PPWI Desak Kapolri Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini

Jakarta,| news1kabar.com. 28 Maret 2026– Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, menyampaikan keprihatinan sekaligus kecaman keras atas dugaan tindak pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Faisal (50) yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya pada Rabu, 25 Maret 2026.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban menghadiri undangan resmi untuk proses konfrontir. Namun di lokasi, korban justru diduga menjadi sasaran kekerasan oleh sekelompok orang dalam jumlah besar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengeroyokan tersebut diduga melibatkan lebih dari 20 orang. Massa disebut berada di bawah kendali Fadh Arafiq bersama istrinya Ranny Fadh Arafiq. Insiden ini terjadi di hadapan aparat kepolisian, yang memicu pertanyaan publik terkait pengawasan dan pengamanan di area penegakan hukum.

Akibat kejadian tersebut, korban Faisal mengalami sejumlah luka fisik dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di kawasan Jakarta Selatan.

Kecaman dan Sikap PPWI Dalam keterangannya kepada media News1Kabar.com, Wilson Lalengke menilai kejadian ini sebagai peristiwa serius yang mencederai rasa keadilan masyarakat.

> “Kami mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang terjadi di dalam lingkungan kantor kepolisian. Ini bukan hanya soal kriminalitas, tetapi juga menyangkut wibawa hukum dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran aparat dalam memastikan keamanan setiap warga yang hadir dalam proses hukum.

> “Kehadiran polisi seharusnya menjamin keselamatan semua pihak. Jika benar terjadi pembiaran, maka hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius,” tambahnya.

Desakan kepada Kapolri PPWI mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengambil langkah tegas dan transparan dalam menangani kasus ini.

Langkah yang dimaksud meliputi:
Mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat Menindak tegas pelaku tanpa pandang bulu Mengevaluasi prosedur pengamanan di lingkungan kepolisian

> “Kami meminta agar kasus ini ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum,” ujar Wilson Lalengke.

Dugaan Keterlibatan Oknum Selain itu, beredar informasi adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam peristiwa tersebut. Hal ini dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut secara objektif dan berdasarkan fakta hukum.

PPWI menegaskan pentingnya penanganan yang menyeluruh guna menjaga integritas institusi negara.

Kasus ini menjadi perhatian serius publik dan diharapkan dapat ditangani secara adil. PPWI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tutup Wilson Lalengke.

Red, Team// Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI)
(TIM/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *