Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Hardiknas 2026, Bupati Deli Serdang Paparkan Kondisi dan Strategi Perbaikan Pendidikan di Deli Serdang

18
×

Hardiknas 2026, Bupati Deli Serdang Paparkan Kondisi dan Strategi Perbaikan Pendidikan di Deli Serdang

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | news1kabar.com

Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk memaparkan kondisi terkini dunia pendidikan sekaligus langkah-langkah konkret perbaikannya.

Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi gerakan bersama. Ia menilai, peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Pendidikan bermutu harus menjadi gerakan bersama. Pendidikan harus mampu membentuk generasi unggul,” ucap Bupati dalam sambutan sebagai Pembina Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di Alun-Alun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Sabtu (02/05/2026).

Bupati kemudian mengungkap capaian indikator pendidikan di Kabupaten Deli Serdang. Pada Tahun 2025, skor literasi tingkat SD berada diangka 55,69 dan numerasi 48,64, yang masih dibawah kompetensi minimum. Sementara di tingkat SMP, literasi mencapai 67,92 dan numerasi 60,74, yang menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran.
Ia menekankan bahwa tantangan utama bukan sekadar capaian angka, melainkan kualitas proses belajar di kelas.

“Sekolah harus fokus pada kemampuan bernalar. Kita masih menemukan siswa yang belum bisa membaca, ini menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Selain kualitas pembelajaran, kondisi sarana prasarana juga menjadi sorotan. Dari total 5.965 ruang kelas sekolah negeri, sebanyak 906 ruang mengalami kerusakan berat.

Menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang telah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan. Di antaranya melalui revitalisasi sekolah, pembangunan unit sekolah baru, ruang kelas baru, serta rehabilitasi sarana prasarana dengan dukungan berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBN, APBD, bantuan provinsi, CSR, hingga partisipasi masyarakat.

Upaya peningkatan akses pendidikan juga dilakukan melalui program regrouping sekolah. Sepanjang Tahun 2025, sebanyak 32 SD telah diregrouping, dan pada 2026 direncanakan bertambah menjadi 39 SD.

Di sisi lain, dukungan kepada siswa terus diperkuat melalui pemberian beasiswa kepada 900 Siswa SD, 3.551 Siswa SMP, serta 670 Peserta Pendidikan Nonformal (PNF), disertai bantuan perlengkapan sekolah.

Dalam aspek tata kelola, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mendorong peningkatan disiplin dan kinerja tenaga pendidik melalui penerapan jam kerja 37,5 jam per minggu dan kewajiban mengajar 27 jam. Sistem presensi online turut mendorong tingkat kehadiran guru mencapai 96,4 persen, dengan pengawasan rutin setiap pekan.

Komitmen integritas juga diperkuat melalui penerapan Pakta Integritas Anti Gratifikasi, yang melarang guru menerima hadiah dari orang tua atau wali murid.

Sementara itu, peningkatan kualitas lingkungan belajar dilakukan melalui program Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah), yang mencakup pencegahan kekerasan dan bullying, kantin sehat, penguatan kegiatan religius, serta program Adiwiyata. Saat ini, sebanyak 350 Sekolah telah terdaftar dalam sistem Adiwiyata.

“Melalui momentum Hardiknas Tahun 2026 ini mari bersama kita berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan menyeluruh, demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” pungkasnya.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, serta undangan lainnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *