Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Hari Kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Istana Maimun Dipadati oleh Wisatawan yang Datang dari Berbagai Daerah

21
×

Hari Kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Istana Maimun Dipadati oleh Wisatawan yang Datang dari Berbagai Daerah

Sebarkan artikel ini

MEDAN | news1kabar.com

Pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Istana Maimun dipadati oleh Wisatawan yang datang dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Kota Medan. Momen libur Lebaran 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke salah satu ikon wisata bersejarah tersebut.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, para pengunjung tampak menikmati suasana dengan berkeliling area istana. Banyak diantara mereka yang mengabadikan momen dengan berswafoto, baik dibagian dalam maupun luar bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi tersebut.

Selain berwisata, pengunjung juga terlihat antusias membeli berbagai suvenir khas Medan yang dijajakan oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) disekitar Area Istana. Hal ini turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil selama masa libur Lebaran 2026.

Salah satu pengunjung, Raka saat ditemui wartawan di lokasi, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk mengenalkan sejarah kepada anak-anaknya. Ia menilai kunjungan ke tempat bersejarah seperti Istana Maimun dapat menjadi sarana edukasi yang menarik, terutama untuk memahami kehidupan masa lalu.

Menurutnya, dari kunjungan tersebut ia dan keluarganya bisa melihat berbagai dokumentasi sejarah, termasuk foto-foto para Sultan Deli dari masa ke masa beserta keluarganya, yang menambah wawasan tentang sejarah daerah.

Pengunjung lainnya, Tifka saat ditemui wartawan di lokasi, menyebutkan bahwa kunjungannya juga dimanfaatkan untuk mencari oleh-oleh. Ia yang sedang mudik memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli buah tangan sebelum kembali ke daerah asalnya.

Ia menilai daya tarik utama Istana Maimun terletak pada arsitektur bangunan yang khas Melayu serta nilai historis yang melekat sebagai simbol Kota Medan.

Para pengunjung pun berharap agar situs bersejarah ini terus dijaga dan dilestarikan, sehingga tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang sebagai bagian dari warisan budaya daerah.(inn0101/news1kbr/m-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *