MEDAN | news1kabar.com
Integritas aparat penegak hukum kembali dipertanyakan. Nama Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Danke Rajagukguk, kini berada dibawah sorotan tajam publik setelah data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya menunjukkan total kekayaan negatif di tengah panasnya sorotan kasus Amsal Christy Sitepu yang sempat viral di media sosial.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Periode 2025 yang disampaikan pada 3 Maret 2026, Pejabat di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia itu tercatat hanya memiliki total harta Rp. 678.100.000. Ironisnya, angka tersebut kalah jauh dari beban hutang yang mencapai Rp. 818.500.000, sehingga menghasilkan total kekayaan minus Rp. 140.400.000.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar: bagaimana seorang kepala kejaksaan yang memegang kendali penegakan hukum di daerah justru berada dalam posisi keuangan “defisit”? Situasi ini dinilai rawan menimbulkan konflik kepentingan dan membuka celah terhadap potensi penyalahgunaan kewenangan.
Rincian aset menunjukkan bahwa Danke Rajagukguk hanya mengandalkan satu bidang tanah di Kabupaten Simalungun senilai Rp. 192 juta. Sementara itu, dua kendaraan yang dimiliki—Suzuki Grand Vitara Tahun 2000 dan Mazda 2 Tahun 2010—ditaksir senilai Rp. 470 juta. Kas yang dimiliki bahkan terbilang minim, hanya Rp. 11,1 juta.
Minimnya likuiditas serta tingginya beban hutang ini menjadi kontras dengan posisi strategisnya sebagai aparat penegak hukum. Publik pun mulai mengaitkan kondisi tersebut dengan dinamika penanganan perkara yang melibatkan Amsal Christy Sitepu, yang sebelumnya menuai polemik luas.
Desakan transparansi pun menguat. Sejumlah kalangan meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk tidak tutup mata dan segera memberikan klarifikasi terbuka, guna meredam spekulasi yang berkembang liar di masyarakat.
”Ini bukan sekadar soal angka dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), tapi menyangkut kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.(news1kbr/m-40)















