Banda Aceh|news1kabar.com
Ketua KAKI Aceh, Muammar Saputra, menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat dapat memprioritaskan pengadaan sepeda motor listrik guna mendukung kelancaran distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah Aceh yang memiliki tantangan geografis dan rawan bencana.
Kondisi sejumlah daerah di Aceh yang kerap terdampak bencana alam seperti banjir dan longsor, serta akses infrastruktur yang terbatas, menjadi hambatan serius dalam penyaluran bantuan, termasuk program pemenuhan gizi masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran kendaraan operasional yang tangguh dan fleksibel dinilai sangat krusial.
Pasca bencana, banyak wilayah di Aceh yang sulit dijangkau. Motor listrik menjadi solusi efektif karena mampu menembus medan sempit, bahkan saat kondisi banjir atau jalan rusak,” ujarnya.
Selain mendukung mobilitas petugas di lapangan, penggunaan motor listrik juga memberikan efisiensi operasional serta mendukung kebijakan ramah lingkungan yang saat ini tengah didorong pemerintah.
Muammar menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, sehingga perlu didukung dengan sarana distribusi yang memadai dan adaptif terhadap kondisi daerah.
Program ini sangat baik, namun harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pendukung. Di Aceh, kebutuhan itu nyata, terutama untuk menjangkau daerah terpencil dan wilayah yang baru pulih dari bencana,” tambahnya.
Ketua KAKI Aceh berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, sehingga kebijakan pengadaan kendaraan operasional seperti motor listrik benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
Dengan dukungan sarana yang memadai, distribusi program MBG diharapkan dapat berjalan lebih cepat, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terisolir dan terdampak bencana.












