MEDAN | news1kabar.com
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak generasi muda untuk menjadikan Masjid sebagai benteng dalam menghalau gempuran pengaruh buruk gadget dan narkoba.
Ajakan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri acara Safari Ramadhan Spesial Nuzulul Qur’an dan Pembukaan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Medan, di Masjid Baiturrahman, Jalan Menteng II Bromo, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (14/03/2026).
Rico Waas menyoroti fenomena sosial dimana ketergantungan terhadap gadget mulai mengikis hubungan antarmanusia. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak abai terhadap orang-orang disekitar hanya karena sibuk dengan layar ponsel.
“Anak-anak kita, bahkan kita orang tua, terkadang terlalu asyik dengan handphone masing-masing. Ini harus kita batasi agar hubungan sosial tetap terjaga,” kata Rico Waas.
Selain masalah gadget ancaman narkoba di Kota Medan juga menjadi perhatian serius. Untuk itu, Rico Waas menitipkan pesan kepada Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Medan dan Pengurus Badan Kenaziran Masjid (BKM) untuk menjadikan Masjid sebagai Safe House atau benteng pertahanan bagi anak muda agar tidak terjerumus ke hal negatif.
“Ajak anak-anak muda kita berkegiatan di Masjid. Jangan sampai mereka lari ke hal-hal negatif karena tidak ada ruang untuk berekspresi secara positif,” ujar Rico Waas.
Oleh sebab itu, Rico Waas mengapresiasi dengan dibukanya pesantren kilat Ramadan 1447 H. Karena kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun karakter anak bangsa.
“Kita sedang menyongsong Generasi Emas 2045, dimana fondasi utamanya adalah pendidikan agama dan akhlak sejak dini,” tambahnya.
Tidak hanya bicara soal agama, Rico Waas juga memberikan instruksi keras kepada jajaran aparat pemerintah yang hadir, termasuk Camat dan Lurah.(***)












