Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Lembaga Falakiyah MUI Provinsi Sumut : “Awal Syawal 1447 Hijriyah/2026 Masehi Berpotensi Jatuh Pada 21 Maret 2026”

33
×

Lembaga Falakiyah MUI Provinsi Sumut : “Awal Syawal 1447 Hijriyah/2026 Masehi Berpotensi Jatuh Pada 21 Maret 2026”

Sebarkan artikel ini

MEDAN | news1kbr.com

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Lembaga Falakiyah merilis hasil pengamatan dan perhitungan Hisab Awal Syawal 1447 Hijriyah/2026 Masehi.

Berdasarkan hasil perhitungan, posisi hilal di wilayah Indonesia, termasuk di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), telah berada diatas ufuk namun belum memenuhi kriteria baru menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Dalam keterangan resmi Nomor A.003/LF-MUI SU/SR/III/2026 dijelaskan bahwa ijtima’ awal Syawal 1447 Hijriyah terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 sekira pukul 08.23 WIB.

Pada saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia, posisi hilal berada diatas ufuk mar’i dengan ketinggian antara sekitar 1 derajat hingga 3 derajat, tetapi belum mencapai syarat kriteria baru menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) yaitu tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Dengan demikian, awal Syawal 1447 Hijriyah berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 melalui metode istikmal. Masyarakat Sumatera Utara dan Indonesia diminta untuk mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi, serta memperhatikan pengumuman resmi dari pemerintah terkait penetapan tanggal 1 Syawal 1447 Hijriyah/2026 Masehi.

Lembaga Falakiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkait hasil hisab dan rukyatul hilal diberbagai wilayah Indonesia, serta mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah puasa dan hari raya dengan sebaik-baiknya.(m-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *