MEDAN | news1kabar.com
Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memperkuat peran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Bachtiar Djafar sebagai pusat layanan kesehatan di kawasan Medan Utara.
Hal itu disampaikannya usai bersilaturahmi dengan Jajaran Rumah Sakit dan Kepala Puskesmas di wilayah Medan bagian Utara, Kamis (02/04/2026).
Zakiyuddin Harahap menilai keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bachtiar Djafar sangat strategis karena berada dekat dengan wilayah Kecamatan Medan Belawan, Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Deli, dan Kecamatan Medan Marelan.
“Kita berharap rumah sakit ini bisa menjadi ujung tombak kesehatan di Medan Utara,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah masih terbatasnya jumlah dokter spesialis. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan mendorong pemerataan tenaga medis, termasuk membuka peluang kerja sama dengan dokter non-ASN melalui sistem kontrak.
“Kita harapkan dokter-dokter spesialis mau ikut berperan membantu masyarakat Medan Utara. Kalau memang kurang dari internal, bisa juga kita kontrak dari luar,” katanya.
Zakiyuddin Harahap mengungkapkan, pihaknya telah mulai berkoordinasi dengan para dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi untuk mendukung penguatan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bachtiar Djafar yang berlokasi di Jalan KL Yos Sudarso, Km 18,5 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan itu. Ia menekankan pentingnya keberadaan dokter spesialis yang menetap agar pelayanan berjalan optimal.
“Kita berharap dokter itu bisa stay di Bachtiar Djafar. Jangan sampai dibagi-bagi, karena kalau hanya satu dokter lalu pergi, pelayanan bisa terganggu. Idealnya ada beberapa dokter dengan spesialis yang sama,” jelasnya.
Ia juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan sejumlah fasilitas, seperti ruang bedah yang hingga kini belum dapat digunakan secara maksimal akibat keterbatasan tenaga dokter spesialis.(inn0101/news1kbr/m-40)












