Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Sispamkota Medan Digelar Komprehensif, Tunjukkan Kesiapan Polri Hadapi Berbagai Skenario Gangguan

15
×

Sispamkota Medan Digelar Komprehensif, Tunjukkan Kesiapan Polri Hadapi Berbagai Skenario Gangguan

Sebarkan artikel ini

MEDAN | news1kabar.com

Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut) menjadi gambaran menyeluruh kesiapan jajaran kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari aksi unjuk rasa hingga situasi darurat berisiko tinggi di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur ini mendapat perhatian langsung dari Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol). Whisnu Hermawan Februanto, yang menilai simulasi berjalan terstruktur dan mencerminkan kesiapan nyata personel di lapangan.

“Latihan ini bukan sekadar formalitas. Saya melihat langsung bagaimana kesiapan itu dibangun dari proses latihan yang konsisten, dan hari ini ditampilkan dengan sangat baik,” ujar Kapolda Sumut.

Dalam simulasi tersebut, diperagakan berbagai tahapan penanganan situasi kontinjensi secara komprehensif, mulai dari tahap awal pengamanan, peningkatan eskalasi massa dari kondisi hijau, kuning hingga merah, hingga penanganan kerusuhan, penjarahan, penyanderaan, dan penjinakan bahan peledak.

Kapolda Sumut mengapresiasi keseriusan seluruh personel yang dinilai mampu menjalankan setiap skenario dengan disiplin dan koordinasi yang baik antar satuan.

Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perkotaan yang dinamis seperti Kota Medan.

“Dengan latihan seperti ini, saya yakin kesiapan personel kita semakin matang dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut), Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol). Sonny Irawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menyebutkan, selain simulasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan apel akbar Sabuk Kamtibmas yang melibatkan sekitar 1.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kondusivitas daerah.

“Ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tugas Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Di sisi teknis, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Medan, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol). Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa simulasi ini merupakan puncak dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan secara bertahap, termasuk tactical floor game dan latihan berbasis skenario.

Ia menegaskan, seluruh tahapan dalam simulasi dirancang untuk mendekati kondisi riil di lapangan, sehingga setiap personel memahami peran dan prosedur yang harus dijalankan.

“Kami memastikan seluruh skenario, mulai dari pengendalian massa hingga penanganan ancaman serius, dapat direspons dengan cepat dan tepat,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya juga akan mengimplementasikan latihan serupa di titik-titik strategis di Kota Medan dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan keyakinannya bahwa kesiapan aparat melalui Sispamkota mampu menjaga kondisi kota tetap aman dan kondusif.

“Kami melihat langsung keseriusan latihan ini. Pemerintah Kota Medan optimistis Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mampu menjaga keamanan, baik dari gangguan kriminalitas hingga situasi darurat,” ujarnya.

Dengan pelaksanaan simulasi yang komprehensif tersebut, diharapkan kesiapan aparat semakin teruji dan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan wilayah semakin meningkat.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *