Opini / Feature

Ketua KAKI Aceh Desak Transparansi Total, Daftar Penerima Bansos Harus Dipublikasikan

109
×

Ketua KAKI Aceh Desak Transparansi Total, Daftar Penerima Bansos Harus Dipublikasikan

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh|news1kabar.com

Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Aceh, Muammar Saputra, mendesak Dinas Sosial Aceh untuk secara terbuka mengumumkan daftar penerima bantuan sosial (bansos) tahun 2026 kepada publik. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya menjamin transparansi serta mencegah potensi penyimpangan dalam penyaluran bantuan.

Muammar menyampaikan, berdasarkan hasil penelusuran pihaknya, jumlah penerima bansos tahun ini mencapai ribuan orang dengan total anggaran yang digelontorkan sekitar Rp7 miliar. Besarnya nilai anggaran tersebut, menurutnya, harus diiringi dengan sistem pengawasan yang ketat dan terbuka. Bantuan ini harus transparan karena sangat rawan diselewengkan. Yang kita khawatirkan adalah terjadinya praktik pemotongan terhadap penerima manfaat,” ujarnya

Muammar menegaskan, publikasi daftar penerima melalui media cetak maupun platform digital akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui secara langsung siapa saja yang menerima bantuan serta menilai apakah penyalurannya sudah tepat sasaran.Dengan adanya pengumuman di media, masyarakat bisa mengetahui dan melakukan kontrol sosial. Ini penting agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” lanjutnya.

Ketua KAKI Aceh juga menyatakan akan melakukan pemantauan langsung terhadap proses penyaluran bansos di lapangan guna memastikan tidak adanya praktik penyimpangan.Tak hanya fokus pada pengawasan, Muammar juga mendorong masyarakat, khususnya kalangan fakir miskin yang memiliki usaha seperti menjahit, kios kecil, maupun pelaku UMKM, untuk aktif mendaftarkan diri ke Dinas Sosial Aceh agar dapat memperoleh bantuan.Kami juga akan mengumumkan secara luas agar masyarakat yang memenuhi kriteria, terutama pelaku usaha kecil, dapat mendatangi Dinas Sosial Aceh untuk mendaftarkan diri,” tambahnya.

Muammar Saputra berharap, dengan adanya transparansi dan keterlibatan publik, penyaluran bansos di Aceh dapat berjalan lebih akuntabel, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, ‘ pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *