Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Resmi Ditutup! Medan Selayang Juara Umum MTQ ke-59 Kota Medan, Transaksi UMKM Tembus Rp. 590 Juta

24
×

Resmi Ditutup! Medan Selayang Juara Umum MTQ ke-59 Kota Medan, Transaksi UMKM Tembus Rp. 590 Juta

Sebarkan artikel ini

MEDAN | news1kabar.com

Kecamatan Medan Selayang kembali mengukir prestasi gemilang dengan menetapkan diri sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan Tahun 2026.

Sementara itu posisi ke II diraih oleh Kecamatan Medan Sunggal, disusul Kecamatan Medan Barat di peringkat ke III.

Piala bergilir Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Medan diserahkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan kepada Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafis sekaligus menjadi penanda berakhirnya perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan yang telah berlangsung dari tanggal 11-18 April 2026 di Jalan Gatot Subroto, Medan pada Sabtu (18/04/2026) malam.

Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tahun ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan beserta unsur Forkopimda Kota Medan yang hadir, kemudian dilanjutkan dengan penurunan Bendera Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), untuk selanjutnya diserahkan kepada Kecamatan Medan Petisah selaku tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-60 tingkat Kota Medan Tahun 2027.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan M. Sofyan, menyampaikan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak dan berbudaya.

​”Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sejalan dengan misi kita yang menjadikan Medan sebagai kota yang kuat dalam nilai multikultural,” kata M. Sofyan.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bilang M. Sofyan lagi, tidak hanya mendorong sisi religius, namun juga mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif yang memberikan ruang bagi usaha masyarakat untuk berkembang.

“Saya sudah melihat langsung berbagai stan dan kerajinan, ada yang menampilkan potret dari kopi, makanan khas, kerajinan tas dan produk lainnya yang menunjukkan potensi ekonomi kreatif masyarakat,” bilang M. Sofyan.

Melalui perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ini, dirinya mengajak Umat Muslim yang ada di Kota Medan untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai nya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kota Medan terus berupaya menjadi kota yang inklusif, maju dan berkelanjutan dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan sosial. Untuk itu, sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban di tengah masyarakat yang heterogen,” pungkasnya.

Selain para pemenang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dalam kesempatan itu juga di umumkan pemenang stan dan pawai ta’arur terbaik.

Sebelumnya, Kabag Kesra Setda Kota Medan, Agus Maryono dalam laporannya menyebutkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan Tahun 2026 ini diikuti sebanyak 692 peserta dari utusan Kecamatan, Madrasah Aliyah (Negeri/Swasta), serta Pondok Pesantren se-Kota Medan.

​Salah satu capaian yang menonjol dalam gelaran tahun ini adalah dampak ekonominya bagi masyarakat. Dimana bilang Agus, Pemerintah Kota (Pemko) Medan memfasilitasi stand bagi pelaku UMKM secara gratis selama acara berlangsung.

“Total transaksi UMKM selama penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 mencapai Rp. 590.769.000,” sebut Agus.

Lebih lanjut Agus mengatakan, para pemenang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kali ini tidak hanya mendapatkan trofi penghargaan dan uang pembinaan saja, melainkan juga mendapatkan beasiswa dari tiga Universitas terkemuka yang ada di Kota Medan.

“Tiga perguruan tinggi turut memberikan apresiasi berupa beasiswa pendidikan selama 8 semester bagi para pemenang. Total terdapat 75 kuota beasiswa yang tersedia, diantaranya Universitas Cut Nyak Dhien sebanyak 30 beasiswa, UMSU 30 beasiswa dan Universitas Panca Budi 15 beasiswa,” jelas Agus.(inn0101/news1kbr/m-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *