Pidie|news1kabar.com
Indra Jaya-Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Geusyik Desa Melayu, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Pidie, melaksanakan tradisi meugang sebagai bentuk pelestarian adat sekaligus penguatan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pada momentum penuh makna tersebut, sebanyak tiga ekor sapi disembelih dan dagingnya dibagikan secara merata kepada 160 Kepala Keluarga (KK) di Desa Melayu. Proses penyembelihan hingga pembagian daging berlangsung dengan tertib, dengan melibatkan aparatur desa serta partisipasi aktif masyarakat.
Geusyik Desa Melayu, Alwi, menyampaikan bahwa kegiatan meugang bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur menjelang ibadah puasa. Meugang ini adalah warisan adat Aceh yang harus terus kita jaga. Melalui kebersamaan ini, kita ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan rasa syukur, kebahagiaan, dan tanpa ada yang merasa terabaikan,” ujar Geusyik Alwi.
Ia juga menambahkan bahwa penyembelihan tiga ekor sapi dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam menjaga keadilan sosial dan pemerataan manfaat bagi seluruh warga.
Geusyik Alwi mengajak seluruh warga Desa Melayu untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Mari kita sambut bulan suci Ramadhan ini dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta menjaga persatuan dan ketertiban di gampong. Semoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi keluarga serta desa kita,” pesannya.
Tradisi meugang di Desa Melayu ini menjadi cerminan kuatnya nilai adat, agama, dan solidaritas sosial yang terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi di tengah masyarakat Aceh.












