Berita TerkiniKesehatanKriminal dan hukumOlah ragaOtomotif, bisnis dan ekonomi

Warga Desa Timbang Lawan Keluhkan Pemadaman Listrik Berulang : “Disuruh Tunggu 1×3 Jam yang Datang Malah Laron”

21
×

Warga Desa Timbang Lawan Keluhkan Pemadaman Listrik Berulang : “Disuruh Tunggu 1×3 Jam yang Datang Malah Laron”

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG | news1kabar.com

Warga Desa Timbang Lawan, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, kembali mengeluhkan buruknya pasokan listrik yang dinilai semakin meresahkan masyarakat. Pemadaman listrik disebut terjadi hampir setiap kali hujan turun, bahkan dalam kondisi hujan ringan sekalipun.

Kondisi ini bukan lagi sekadar gangguan biasa. Warga mengaku sudah terlalu sering menjadi korban pemadaman mendadak yang tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga merusak peralatan elektronik rumah tangga.

“Setiap hujan pasti mati lampu. Bukan sekali dua kali lagi. Kipas angin saya pernah sampai terbakar karena listrik hidup-mati terus. Kami capek jadi korban,” ujar salah seorang warga masyarakat dengan nada kesal, pada Jumat malam (15/05/2026).

Menurut warga, laporan sudah berkali-kali disampaikan melalui Aplikasi Mobile PLN maupun pengaduan langsung. Namun respons yang diterima dinilai tidak memberikan solusi nyata.

“Kalau buat laporan, jawabannya suruh tunggu 1×3 jam. Tapi kenyataannya listrik tak kunjung hidup. Yang datang malah laron,” keluh warga masyarakat lainnya.

Ironisnya, pemadaman yang terus berulang itu juga menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat. Saat malam hari dan listrik padam total, kawasan desa menjadi gelap gulita dan rawan tindak kriminal.

“Di sini rawan maling kalau gelap. Anak-anak ketakutan, orang tua juga was-was. Masa setiap hujan kami harus siap hidup dalam gelap” ungkap warga masyarakat.

Warga mempertanyakan keseriusan pihak PLN dalam menangani persoalan yang sudah berlangsung cukup lama tersebut. Mereka menilai alasan gangguan akibat cuaca tidak lagi relevan jika terus terjadi tanpa adanya pembenahan jaringan secara menyeluruh.

“Kalau sekali dua kali karena cuaca mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi kalau setiap hujan selalu mati, berarti ada yang tidak beres dengan sistem dan perawatannya,” kata warga masyarakat.

Masyarakat Desa Timbang Lawan mendesak pihak PLN untuk segera turun langsung melakukan evaluasi dan perbaikan permanen terhadap jaringan listrik di wilayah mereka. Warga meminta jangan sampai masyarakat terus dirugikan akibat pelayanan yang dinilai lamban dan tidak maksimal.

Hingga berita ini diturunkan, warga masyarakat mengaku masih sering mengalami pemadaman berulang ketika hujan turun di kawasan Kecamatan Namorambe dan sekitarnya.(news1kbr/ds/ac-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *